cendol dawet viral warna pastel

Tren minuman tradisional kembali mencuri perhatian lewat cendol dawet viral warna pastel yang tampil beda dari biasanya. Jika cendol identik dengan warna hijau, versi pastel justru hadir dengan nuansa lembut seperti pink, ungu, biru muda, hingga kuning pucat. Tampilan ini membuat banyak orang penasaran, apalagi minuman legendaris tersebut kini terlihat modern dan estetik tanpa meninggalkan cita rasa khasnya.

Yuk simak kenapa cendol dawet versi pastel ini bisa viral dan bagaimana proses pembuatannya yang ternyata cukup mengejutkan karena jauh dari kata ribet.

Baca Juga:ย Cendol Dawet Wortel, Warna Alami yang Bikin Penasaran

Apa Yang Membuat Cendol Dawet Warna Pastel Jadi Viral

Daya tarik utama cendol pastel tentu ada pada visualnya. Warna-warna lembut yang jarang ditemukan pada minuman tradisional langsung menarik perhatian, terutama di media sosial. Banyak orang tertarik mencoba karena tampilannya terlihat segar dan fotogenik, cocok untuk dinikmati sekaligus dibagikan.

Selain soal warna, konsep ini juga dianggap sebagai bentuk inovasi tanpa menghilangkan identitas asli dawet. Tekstur cendolnya tetap kenyal, kuah santannya masih gurih, dan gula aren tetap memberikan rasa manis alami. Perpaduan inilah yang membuat minuman ini cepat diterima oleh berbagai kalangan.

Bahan Dasar Yang Tetap Sederhana

Meski tampilannya terlihat modern, bahan utama cendol dawet viral warna pastel sebenarnya tidak jauh berbeda dari cendol tradisional. Tepung beras atau tepung hunkwe masih menjadi bahan utama untuk adonan cendol. Santan dan gula aren tetap digunakan sebagai kuah dan pemanis.

Perbedaan utamanya terletak pada pewarna. Warna pastel biasanya dihasilkan dari pewarna makanan dengan takaran sangat sedikit atau dari bahan alami seperti ubi ungu, buah naga, atau labu kuning yang diolah halus. Penggunaan warna yang lembut ini justru membuat tampilan cendol terlihat lebih halus dan tidak mencolok.

Cara Membuatnya Yang Bikin Kaget

Proses pembuatan cendol pastel ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Adonan cendol dibuat seperti biasa, lalu dibagi menjadi beberapa bagian sesuai jumlah warna yang diinginkan. Setiap bagian diberi pewarna tipis hingga menghasilkan warna pastel, bukan warna pekat.

Adonan kemudian dicetak ke dalam air dingin agar cendol langsung mengeras dan membentuk tekstur kenyal. Setelah itu, cendol siap disajikan dengan kuah santan dan gula aren. Banyak orang kaget karena prosesnya hampir sama dengan membuat cendol biasa, hanya berbeda di tahap pewarnaan saja.

Rasa Tetap Tradisional Meski Tampil Modern

Meski tampilannya berubah, rasa cendol pastel tetap mempertahankan karakter tradisional. Gurih santan dan manis gula aren tetap menjadi rasa dominan. Warna pastel tidak memengaruhi rasa jika pewarna digunakan dengan tepat dan tidak berlebihan.

Inilah yang membuat cendol dawet viral warna pastel tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memuaskan dari segi rasa. Minuman ini tetap cocok diminum saat cuaca panas atau sebagai pelepas dahaga di siang hari.

Alasan Banyak Orang Ikut Mencoba

Selain karena viral, banyak orang tertarik mencoba membuat cendol pastel karena bisa menjadi ide jualan atau sajian unik di rumah. Tampilan yang cantik membuat nilai jualnya meningkat, terutama di kalangan anak muda. Di sisi lain, bahan dan cara pembuatannya tetap ramah untuk pemula.

Cendol pastel menjadi bukti bahwa jajanan tradisional bisa terus berkembang mengikuti zaman. Dengan sedikit kreativitas, minuman klasik bisa tampil lebih segar tanpa kehilangan jati dirinya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *